3 Kesalahan Pengelolaan Inventory Management Yang Sering Dilakukan

image

Satu hal yang diperlukan ketika menjalankan usaha ritel adalah pengelolaan persediaan/ inventory. Pengendalian persediaan yang buruk dapat menimbulkan pengalaman pelanggan yang buruk, penjualan berkurang, dan secara langsung akan menggangu arus kas perusahaan.

Beberapa kesalahan dalam pengelolaan inventori secara umum yang sering dilakukan retailer adalah :

1. Pengelolaan Inventori Secara Manual

Pengelolaan inventori yang masih menggunakan pena dan kertas ataupun excel sekalipun masih masuk dalam kategori manual. Kontrol inventoru secara manual dapat beresiko akan “human error”, perbedaan jumlah inventori, dan memakan waktu yang lama sehingga tidak efektif.

Jadi, Apa yang sebaiknya dilakukan? Untuk tahap awal, mulailah gunakan Software ERP Retail, terutama untuk pencatatan data inventori dan penjualan. Dengan Software ERP Retail seluruh pergerakan inventori dapat tercatat secara otomatis saat pembelian, penjualan atau pengembalian, yang berarti sudah tidak perlu memperbarui secara manual.

Jangan takut untuk berinvestasi untuk solusi Software ERP Retail. Dengan kemampuan pelaporan yang lengkap, informasi lebih akan lebih akurat. Memiliki laporan yang tepat maka dengan cepat mengetahui siapa staff sales terbaik dan apa produk terlaris, dan dengan demikian membuat keputusan pengendalian inventori yang lebih cerdas.

2. Jarang atau Tidak Pernah Melakukan Stok Opname

Kunci untuk berhasil mengatasi masalah seperti penyusutan dan perbedaan inventori adalah dengan mengetahuinya lebih awal. Permasalahan inventori akan sering dijumpai jika jarang atau tidak pernah melakukan stock opname. Ingat, melakukan stok opname bagi usaha ritel sangat penting. Fokus pada barang yang fast moving, barang yang bernilai tinggi atau pada barang yang ukurannya kecil.

Berapa kali harus melakukan stock opname? Stock Opname paling baik dilakukan setidaknya sebulan sekali atau paling tidak setiap 3 bulan sekali.

3. Gudang yang tidak terorganisir

Gudang yang berantakan adalah suatu kesalahan. Posisi penyimpanan produk yang tidak terorganisir akan menggangu efisiensi gudang dan beresiko akan menimbulkan permasalahan inventori. Untuk mengetahui bagaimana cara mengelola Gudang yang baik, kunjungi artikel berikut : https://turboly.com/blog/2018/06/Mengatur-Tata-Letak-Barang-di-Gudang.html

turboly.com