5 Langkah Cara Membuat Laporan Keuangan Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan laporan keuangan entitas usaha yang tergabung di dalam induk perusahaan. Laporan keuangan konsolidasi bukan merupakan ringkasan dari sistem akuntansi dan pembukuan terpisah, tidak ada jurnal, buku besar, dan neraca saldo entitas konsolidasi.

Dalam melakukan penyusunan laporan keuangan konsolidasi diawali dengan proses menyatukan laporan keuangan entitas perusahaan induk dan entitas usaha anak dalam satu kerja kerja atau worksheet. Cara ini dapat diotomatisasi dengan memanfaatkan Sistem Akuntansi seperti Turboly yang menyediakan fungsi integrasi laporan keuangan antar perusahaan dalam satu induk perusahaan, , melakukan penyesuaian atas akun-akun tertentu, dan menjumlahkan akun-akun yang sama, sehingga akhirnya mendapatkan saldo-saldo konsolidasi.

Bagian paling sulit dari penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah melakukan penyesuaian dan eliminasi atas saldo akun-akun tertentu yang memang perlu disesuaikan atau dieliminasi. Pada prakteknya, staff akuntansi harus memahami sifat transaksi dalam setiap akun dan wajib mengetahui penggunaan setiap akunnya. Penyesuaian dan eliminasi saldo wajib dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Berikut adalah 5 langkah penting dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi.

  • Lakukan penyesuaian dan koreksi atas kesalahan dan kelalaian pencatatan yang mungkin ada dalam laporan keuangan entitas induk dan entitas anak. Pararel lakukan penyesuaian untuk mengeliminasi laba-rugi antar perusahaan.
  • Lakukan penyesuaian penyesuaian untuk mengeliminasi penghasilan dan dividen dari entitas anak dan kembalikan saldo akun investasi di entitas anak ke saldo awal periode.
  • Lakukan penyesuaian untuk mencatat bagian akun yang tidak mempengaruhi laba dan dividen entitas anak.
  • Eliminasi saldo investasi di entitas anak usaha yang sudah dilaporkan dalam laporan posisi keuangan entitas induk
  • Alokasi and amortisasi selisih-selisih nilai nilai wajar (jika ada) dan lakukan penyesuaian atas saldo transaksi antar anak perusahaan.

Lakukan proses diatas dengan teliti dan akan lebih baik jika dalam 1 grup perusahaan menggunakan Sistem Akuntansi yang sama, agar dengan mudah dapat menyandingkan laporan secara otomatis.

Baca Juga : APA ITU SIKLUS AKUNTANSI

www.turboly.com