Prosedur Penanganan Kas di Ritel

image

Sebagian toko ritel mungkin sering mengalami selisih kas atau uang tunai saat akhir hari, itulah sebabnya memastikan praktik untuk pengelolaan uang tunai toko ritel sangatlah penting. Melakukan pengelolaan dengan disiplin akan menghemat waktu dan biaya, menyiapkan bisnis ritel untuk sukses.

Berikut adalah prosedur yang dapat diterapkan untuk penanganan uang tunai di toko ritel:

Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah bagian penting dari penanganan kas. Salah satu ketakutan besar dalam bisnis adalah kehilangan dan pencurian. Menemukan anggota staf atau pelanggan telah mengambil uang adalah hal yang mengecewakan, menurunkan moral, dan dapat membuat menjalankan bisnis jauh lebih sulit karena fokus beralih dari meningkatkan perdagangan ke keamanan.

Namun, proses penanganan uang tunai yang efektif tidak hanya akan membuat catatan yang jelas dan akan membuat pencurian lebih mudah ditemukan, tetapi juga akan membuat tindakan seperti itu lebih sulit untuk dilakukan, mengurangi kesempatan, dan membuat kesalahan ‚Äč‚Äčlebih diminimalisir dan lebih jelas.

Trik pertama dan paling jelas untuk mengelola uang tunai adalah menggunakan teknologi cash management saat bertransaksi. Sistem POS (point of sale) Ritel memiliki fitur pengelolaan uang tunai. Pencatatan dimulai saat pembayaran cash diterima, secara otomatis dicatat sebagai uang tunai. Sistem POS Itu juga mencatat siapa yang menyelesaikan transaksi hingga mencatat uang kembalian.

Keamanan fisik

Keamanan fisik bukan hanya tentang adanya brankas atau laci kasir. Bagian terpenting adalah menentukan kapan dan di mana uang tunai dapat dipindahkan atau ditangani. Di luar proses transaksi, penting untuk menentukan kapan jadwal penyetoran akan dilakukan dan di mana proses itu harus dilakukan.

Idealnya, uang tunai langsung ditransfer ke ke kantor pusat dimana pengelolaannya dapat diselesaikan oleh kantor pusat. Namun, dengan berbagai alasan menyimpan uang dalam jumlah besar di toko terkadang tidak dapat dihindari. Secara rutin setiap hari idealnya uang tunai toko harus ditransfer ke rekening kantor pusat.

Prosedur penanganan uang tunai di toko ritel: mengontrol akses

Sebuah prosedur lebih lanjut adalah siapa orang yang akan melakukan penyetoran untuk mengurangi banyak akses kepada uang tunai di toko.

Kontrol semacam ini meminimalkan jumlah orang yang menangani uang tunai dan jumlah uang tunai yang mereka tangani, yang mengurangi risiko dan membantu mencegah pencurian.

Cara menangani uang tunai di ritel

Melatih staf untuk mengikuti prosedur yang benar adalah kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang buat memiliki dampak positif. Membahas prosedur penanganan uang tunai dengan karyawan baru dan memiliki bagian khusus dalam buku pegangan atau dokumen staf memastikan karyawan tidak memiliki alasan untuk tidak mengikutinya.

Banyak kasir, terutama mereka yang sebelumnya bekerja tanpa manual, akan terbiasa menggunakan catatan manual dan menghitung penerimaan dan pengeluaran. Dengan menggunakan Sistem POS kebiasaan perlu dikombinasikan dengan catatan otomatis sistem untuk mendapatkan informasi berapa jumlah uang tunai yang dimiiliki.

Dengan Sistem POS juga akan mendorong input data yang akurat selama transaksi yang membantu menciptakan jejak digital yang lebih jelas dari arus kas di toko. Ini membantu jika terjadi pengembalian uang atau perselisihan dengan pelanggan, karena catatan transaksi akan secara akurat mencerminkan apa yang terjadi.