Point Of Sales System vs Cash Register

Sebelum membahas mengenai Point of Sales System vs Cash Register, Anda wajib tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud keduanya.

Point of Sales System (POS) merupakan seperangkat sistem dalam komputer yang terdiri dari sistem operasi, hardware maupun software yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan dapat diintegrasikan dengan sejumlah alat pendukung untuk memudahkan dan mempercepat proses transaksi.

Sedangkan Cash Register atau yang biasa disebut mesin kasir adalah alat elektronik yang dirancang khusus untuk menghitung dan menyimpan setiap transaksi penjualan. Cash Register ini cukup mudah pengoperasiannya dan umumnya sering ditemui di toko sederhana dan rumah makan skala kecil yang tidak terlalu membutuhkan stok, hanya membutuhkan pencatatan cash flow saja.

Point of Sales System (POS) sering digunakan pada perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang dalam menunjang kegiatan usahanya. Perusahaan-perusahaan besar membutuhkan kontrol pada stock yang cepat dan akurat yang hanya bisa dilakukan dengan sebuah sistem, bukan dengan cara manual. Selain itu, perusahaan besar juga membutuhkan fasilitas cetak faktur dan nota yang berbeda-beda ukurannya, tidak selalu menggunakan struk kecil. Alasan selanjutnya adalah kebutuhan akan laporan hutang piutang dalam waktu beberapa hari bahkan beberapa bulan yang dapat dengan mudah disediakan oleh sebuah sistem.

Seiring kemajuan teknologi, sistem POS pun berkembang dari masa ke masa. Bahkan hingga saat ini, POS dapat menyediakan sistem penghitungan secara FIFO (First In First Out) dan LIFO (Last In First Out), dapat diintegrasikan dengan alat barcode, printer, scanner, laci tempat menyimpan uang dan peralatan lainnya. Sistem POS juga dapat dimodifikasi sesuai keinginan dan kebutuhan kita, hal inilah yang membuat sistem POS lebih disukai dan digunakan di usaha menengah hingga skala besar.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kelebihan dan kekurangan Point of Sales System vs Cash Register yang Anda perlu ketahui.

Cash Register

Keuntungannya : * Bebas dari serangan virus * Mudah digunakan bahkan untuk orang awam sekalipun * Stabil karena tidak ada program dan sistem yang diinstal

Kekurangannya : * Penggunaan kertas yang boros dalam mencetak laporan * Program tidak fleksibel sehingga tidak bisa disesuaikan kebutuhan * Beberapa tipe cash register bahkan tidak tersedia menu untuk mengetahui jumlah stok barang * Hardcopy record, rentan akan manipulasi.

Point Of Sales System (POS)

Keuntungannya : * Program lebih fleksibel karena dapat disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan user * Dapat diintegrasikan dengan beragam hardware pendukung * Fasilitas yang tersedia jauh lebih banyak daripada cash register * Kebutuhan untuk mengontrol stok bisa dilakukan lebih cepat dan akurat * Dinamis, karena bisa offline dan online jadi bisa diakses darimana saja. * Data akan tersimpan didalam database selama dibutuhkan. * Terintegrasi dengan persediaan dan akuntansi.

Kekurangannya : * Nilai investasi lebih mahal daripada cash register

Jadi POS dan cash register memiliki perbedaan yang mendasar, dimana mesin POS mengacu pada penggunaan teknologi yang lebih maju, sedangkan cash register adalah seperangkat alat elektronik yang menyediakan laporan transaksi harian secara sederhana dan terbatas.

Nah, bagi Anda pemilik usaha yang sedang berkembang dan masih melakukan pencatatan transaksi secara sederhana, penggunaan cash register sepertinya cukup memadai. Namun jika usaha Anda cukup besar dan membutuhkan pencatatan transaksi yang jauh lebih rumit serta pengontrolan stok yang akurat, tentu sudah saatnya Anda menggunakan Point of Sales System (POS) untuk memudahkan kegiatan usaha Anda sehari-hari.

Itulah kelebihan dan kekurangan Point of Sales System vs Cash Register, semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui perbedaan POS dan cash register itu sendiri.

www.turboly.com