Mengelola Persediaan untuk Meningkatkan Arus Kas

image

Menjaga Arus kas adalah masalah paling serius yang dihadapi oleh para retailer khususnya peritel skala kecil. Mungkin para peritel tidak menjelaskan secara langsung bahwa masalah mereka adalah arus kas, karena kebanyakan dari mereka akan menggambarkannya dalam pemahaman yang berbeda seperti contohnya - penjualan mereka stagnan, margin tidak aktif, biaya meningkat - tetapi pada akhirnya apa yang mereka bicarakan adalah arus kas. Ini bukan masalah kecil. Tidak dapat dipungkiri, arus kas adalah masalah paling serius yang dihadapi oleh para peritel kecil. Kemanakah uang mereka mengalir?

Jawabannya biasanya dapat ditemukan di Neraca. Biasanya, sebagian besar aset pengecer kecil terikat dalam persediaan, dalam beberapa kasus sebanyak 70% hingga 80% dari aset tersebut. Persediaan adalah aset penghasil uang yang penting dari setiap peritel.

Pareto Rule, aturan 80/20 yang lama. Dalam usaha retail, hampir pasti bahwa 80% dari penjualan Anda berasal dari 20% dari inventaris Anda. Barang “fast moving”, barang yang menyokong penjualan. Masalahnya adalah dengan 80% barang lainnya yang hanya menghasilkan 20% dari penjualan Anda. 80% dari persediaan hanya sebagai pelengkap yang menghasilkan 20% dari penjualan.

Bagaimana itu bisa terjadi? Jawabannya adalah sesuatu yang disebut “Assortment Creep”. Assortment creep adalah penambahan barang dengan kategori yang lambat, yang menambah tingkat persediaan, tetapi tidak signifikan terhadap penjualan, dan dengan demikian menguras uang/ kas perusahaan, bahasa awamnya stok mati.

Assortment Creep biasa terjadi ketika peritel mencoba untuk memiliki kelengkapan item barang, mulai dari jenis, tipe bahkan warnanya yang mungkin akan disukai pelanggan. Hal ini adalah strategi yang baik namun tanpa analisa dan perkiraan yang jitu alih-alih akan meningkatkan penjualan malah bisa jadi sebaliknya akan mengakibatkan persediaan “mati” dan efeknya akan jadi biaya yang sangat mahal yang menggerogoti uang perusahaan.

Sebagian besar peritel memiliki strategi dengan tujuan meningkatkan penjualan. Mulai saat ini sebaiknya tujuan tersebut dirubah karena perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memiliki tujuan memaksimalkan arus kas. Jangan selalu berfikir membeli lebih banyak, akan menjual lebih banyak. Jangan sampai pada akhir bulan uang akan habis hanya untuk membayar tagihan supplier.

Kuncinya adalah menjaga aliran uang. Beli dan kirim persediaan dalam waktu yang tepat dan selalu gunakan Sistem ERP untuk membantu menganalisa, dan memperkirakan penjualan sebelum melakukan pembelian. Jangan hanya mengejar penjualan .

Seiring waktu, arus kas menjadi salah strategi dan tujuan terbaik yang mendorong pertumbuhan bisnis Anda.

turboly.com