Diskon Bertingkat:Cara dan Manfaatnya

image

Sering kita jumpai promo diskon saat berbelanja Department Store. Ada diskon tunggal dan ada pula diskon bertingkat. Diskon tunggal hanya menyebutkan satu angka diskon misalnya “diskon 20%”, sedangkan diskon bertingkat akan menyebutkan dua angka diskon misalnya “diskon 50% + 20%. Jika tidak paham, maka akan salah mengartikan besarnya diskon bertingkat. Ya, besarnya “diskon 50% + 20%” tidak sama dengan diskon 70%.

Berikut sedikit informasi mengenai diskon bertingkat :

Diskon bertingkat adalah potongan harga barang pada yang dikenakan pada 1 produk lebih dari 1 kali dalam 1 (satu) transaksi. Penerapannya harga produk akan dipotong diskon sesuai persentase diskon awal, kemudian hasilnya akan dipotong kembali dengan presentase diskon kedua, dan seterusnya. Jadi, Diskon bertingkat merupakan potongan harga yang diberikan pada satu produk/ barang lebih dari 1 kali dalam 1 transaksi.

Contohnya sederhana, misalnya harga sebuah kemeja adalah Rp.1.000.000,- kemudian dikenakan diskon bertingkat 50% + 20%. Maka cara menghitung potongan harganya adalah sebagai berikut.

Diskon pertama 50% maka besarnya diskon pertama adalah (50/100) x Rp.1.000.000 = Rp.500.000 sehingga harga setelah diskon pertama adalah Rp. 1.000.000 dikurangi Rp.500.000 yaitu Rp.500.000.

Diskon kedua diberikan pada harga setelah diskon pertama yaitu Rp.500.000. Diskon kedua 20% maka besarnya diskon kedua adalah (20/100) x Rp.500.000 = Rp.100.000 sehingga harga setelah diskon kedua adalah Rp. 500.000 dikurangi Rp.100.000 yaitu Rp.400.000.

Pada contoh di atas, jumlah total besarnya diskon adalah Rp.600.000 (Rp.500.000 + Rp.100.000). Perlu diketahui bahwa diskon bertingkat 50% + 20% lebih kecil nilai diskonnya daripada diskon tunggal sebesar 70%, sebab diskon kedua dikenakan pada harga setelah diskon pertama bukan dikenakan pada harga awal.

Mengapa Digunakan Diskon Bertingkat? Jawabnya, hal ini semata-mata untuk menarik perhatian pembeli. Pembeli akan lebih tertarik dengan angka diskon yang sepintas terlihat lebih besar yaitu “ 50% + 20%” dari pada angka diskon “60%. Selain itu, pembeli lebih tertarik untuk mendapatkan dua kali diskon, daripada sekali diskon.

Apakah sulit cara membuat skema diskon bertingkat? Jawabnya, tidak. Sistem POS Retail memberikan fungsi ini, sehingga dengan sekali setup maka otomatis diskon akan aktif dan siap digunakan oleh tenaga penjual Anda.

turboly.com