Cash Flow Management,Apa Manfaatnya?

Apapun bisnis Anda, entah itu kecil ataupun besar tentu dituntut untuk memiliki manajemen baik agar bisa berjalan dengan efektif. Untuk mencapai bisnis yang sukses wajib hukumnya untuk memiliki manajemen yang tepat dan efisien. Banyak aspek harus diperhatikan dalam penerapan manajemen termasuk manajemen cash flow.

Jika Manajemen Cash Flow buruk pasti akan selalu memunculkan berbagai masalah di dalam perusahaan baik secara langsung ataupun tidak. Management Cash Flow bukan hanya bagaimana cara Anda mencatat dan mengelola keuangan dalam suatu perusahaan. Namun Manajemen Cash Flow lebih daripada itu. Menerapkan Manajemen Cash Flow tidak cukup hanya bergantung pada Software ERP namun diperlukan pemahaman bagaimana mengelola Cash Flow yang tepat bagi perusahaan.

Manajemen Cash Flow bukanlah hal yang sulit untuk dipahami dan dijalankan, tetapi sebagian melakukannya dengan cara yang kurang tepat. Akibatnya, manfaat yang dirasakan kurang maksimal. Cash flow merupakan sebuah siklus keuangan di dalam perusahaan dimana pemanfaatan uang perusahaan untuk bisa mendatangkan sejumlah sumber daya bagi perusahaan.

Sumber daya yang didatangkan inilah yang kemudian dimanfaatkan kembali atau istilah awamnya diputar kembali untuk kegiatan produksi atau mendapatkan produk yang akan dijual untuk memperoleh keuntungan. Dari keuntungan tersebut akan dibelanjakan kembali untuk membeli berbagai sumber daya bagi perusahaan dan begitu seterusnya.

Proses berulang tersebut jika pahami lebih mendalam, Anda akan menemukan 2 aliran uang utama yaitu penambahan kas (Cash Inflow) & Pengeluaran Kas (Cash Outflow). Nah, masalah yang sering dihadapi perusahaan yang memiliki Manajemen Cash Flow yang buruk adalah Cash Flow Gap, yakni kondisi kas perusahaan (Cash Inflow) tidak mencukupi untuk menutup berbagai pos pengeluaran (Cash Outflow). Perlu diingat hal ini melulu terjadi karena kondisi keuangan perusahaan yang buruk atau rugi, tapi yang banyak terjadi adalah kondisi akibat kurangnya/ lemah dalam mengontrol Piutang konsumen. Dengan semakin besarnya piutang perusahaan yang beredar apalagi yang jatuh tempo, maka kondisi keuangan perusahaan bisa dikatakan tidak sehat yang artinya Manajemen cash flow tidak berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi keseimbangan antara cash inflow dan cash outflow perusahaan.

Jika terus dibiarkan, mungkin penjualan Anda akan terlihat bagus namun uangnya tidak ada. Hal seperti ini tentu akan sangat buruk dan bisa saja menimbulkan sejumlah masalah di dalam kegiatan perusahaan. Bisa saja hal tersebut akan mempengaruhi pembayaran perusahaan ke Supplier yang bisa menggangu perusahaan mendapatkan sumber dayanya kembali.

Baca juga : Mengapa Perlu Analisa Umur Piutang?

Ketika implementasi Manajemen Cash Flow perusahaan, Anda dapat menemukan banyak manfaat yang dapat digunakan untuk kemajuan perusahaan, antara lain: * Mengetahui jumlah kas yang beredar * Review kebijakan piutang konsumen * Dapat memperkirakan penerimaan kas, sehingga dapat menyusun strategi perusahaan dengan baik.

Manajemen Cash flow yang baik akan berdampak terhadap seluruh kegiatan perusahaan. Pahami alur cash flow di dalam perusahaan Anda, lalu coba terapkan Manajemen Cash Flow yang sesuai.

www.turboly.com