Software Bengkel Untuk Membantu Pembayaran Insentif

image

Dipercaya atau tidak produktivitas tim di bengkel bisa dipengaruhi dengan insentif. Penting bagi Anda pemilik bengkel untuk memiliki struktur jenis insentif yang disiapkan untuk karyawan. Dalam prinsip-prinsip Manajemen Bengkel, mempekerjakan dan mempertahankan orang berkualitas yang dapat melakukan transisi ke karyawan yang lebih baik dan lebih cakap akan bisa mengubah bisnis menjadi lebih berkembang. Tetapi hal ini tidak dapat dicapai tanpa menerapkan insentif yang benar dan rencana kompensasi yang berhasil!

Mengapa di bengkel perlu memiliki skema kompensasi berbasis insentif yang tepat?

  • Karyawan berkualitas tinggi dan bertanggung jawab bisa berkembang tidak hanya pada motivasi seperti pembayaran insentif, tetapi juga pada insentif lain, seperti: kesempatan untuk didengar dan memiliki pendapat; kemungkinan untuk pelatihan, pengakuan oleh manajemen, rekan kerja dan pelanggan dan bahkan kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan anggota tim lainnya. Dengan kata lain, mereka menginginkan kesempatan untuk tumbuh dalam segala hal menggunakan jalur karir yang jelas yang ditetapkan oleh pimpinan perusahaan.

  • Orang-orang berkualitas tinggi. Mereka menyukai kompetisi dan ingin tahu apakah mereka menang atau kalah dalam sebuah “kompetisi” setiap hari. Menjaga performa dan memiliki target penting bagi mereka. Insentif menciptakan antusiasme tim. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mempromosikan antusiasme tim selain melalui insentif tim.

  • Insentif mendorong produktivitas yang tinggi. Kecuali tim di bengkel memiliki program insentif yang baik, tidak dapat mempertahankan produktivitas yang tinggi dari waktu ke waktu. Tanpa insentif, tim tidak akan tertarik bekerja ekstra ketika dibutuhkan untuk melakukannya seperti pada musim libur panjang.

Dengan kata lain, menggunakan rencana pembayaran insentif di bengkel dapat membuat perbedaan besar dalam hal mempekerjakan dan mempertahankan karyawan yang berkualitas, dan mengembangkan bisnis bengkel.

Tetapi rencana pembayaran insentif bukan suatu hal yang mudah. Perlu kecermatan dalam penyusunan skema pembayaran yang tepat. Jika hal ini tidak ditemukan, maka insentif bisa menjadi masalah bagi perusahaan. Inilah yang harus diwaspadai :

Jangan membuat skema terlalu rumit. Setiap karyawan harus memiliki pemahaman yang sangat baik tentang skema insentif ini menuntut produktivitas mereka. Software Bengkel Anda harus memiliki laporan harian yang memungkinkan tim manajemen mengukur produktivitas kinerja mereka.

Hanya berikan insentif sesuai pekerjaan yang dilakukan. Jangan mengukur semua pekerjaan sama. Di Bengkel memiliki beberapa fungsi seperti Admin, Service Advisor hingga mekanik, buatlah skema insentif yang tepat untuk setiap role.

Jangan menetapkan target yang terlalu rendah. Melakukan hal ini mengubah insentif menjadi hak. Jika itu hanya bagian dari “upah reguler” mereka, rencana pembayaran insentif akan berdampak kecil pada perilaku atau motivasi mereka.

Jangan menetapkan target yang terlalu tinggi (tidak realistis atau tidak dapat dicapai). Ini menciptakan keputusasaan dan beban berlebihan, yang justru kebalikan dari apa yang kita harapkan.

Sebagai pemilik bengkel harus mengembangkan insentif dan rencana pembayaran insentif untuk seluruh tim dan mengimplementasikannya secara disiplin dan konsisten. Menggunakan Software ERP Bengkel akan sangat membantu dalam penyusunan skema insentif, mulai dari penerapan target hingga mendapatkan laporan produktivitas setiap role di bengkel.

Baca Juga : Manfaat Menggunakan Software Bengkel Mobil Berbasis Web

turboly.com