image

Inventory Minus di Bisnis Retail

Inventory minus dalam ritel, seperti yang tersirat dalam judul diatas, berarti stok barang tertentu kurang dari nol di sistem. Saat mencatat transaksi penjualan untuk item seperti itu, inventory sistem untuk item tersebut akan menjadi minus.

Mengapa inventory minus Terjadi?

Sistem Inventory Management dapat menunjukkan inventory minus untuk item tertentu karena sejumlah alasan. Jika masih menggunakan sistem manual untuk mencatat transaksi, ini dapat menyebabkan kesalahan entri data. Misalnya, kuantitas fisik stok mungkin lebih dari kuantitas yang dimasukkan saat membuat catatan penerimaan Barang. Dalam kasus seperti itu, sistem akan mulai menampilkan inventory minus selama penjualan sementara stok fisik masih ada.

Demikian pula, persediaan minus dapat terjadi jika ada jeda waktu antara pembuatan penerimaan pembelian barang dan penerimaan stok yang sebenarnya. jika selama jeda waktu ini, penjualan dilakukan atau catatan transfer stok dibuat, sistem akan mulai menampilkan inventory minus.

Apakah Perlu Mengizinkan Penjualan inventory minus?

Sekarang setelah mengetahui apa itu inventory minus, muncul pertanyaan apakah harus selalu memblokir penjualan barang yang tidak ada dalam sistem atau haruskah mengizinkannya. Jawabannya adalah harus memiliki yang terbaik dari keduanya. Anda harus memiliki opsi untuk mengizinkan atau memblokir penjualan atau transfer inventory minus.

Anda perlu mengizinkan inventory minus untuk dijual karena terkadang stok yang diterima belum dimasukkan ke dalam sistem tetapi pelanggan memintanya. Anda tidak dapat membiarkan penjualan gagal, jadi disarankan untuk mengizinkan inventory minus dalam sistem.

Mengizinkan inventory minus berarti kasir dapat menjual barang fisik meskipun tidak muncul dalam inventory sistem. Setiap Software Point of Sale (POS) yang baik harus menyediakan fasilitas untuk memasukkan penjualan minus. Ketika stok dimasukkan, sistem harus secara otomatis memperhitungkan penjualan inventory minus dan menyesuaikan inventory dengan tepat.

Terlepas dari alasan persediaan minus, penting bagi bisnis retail untuk dapat menangani persediaan minus baik dalam penjualan maupun transfer stok. Apakah menangani inventory minus? Menurut Anda apa pendekatan yang tepat untuk menangani inventory minus? Haruskah Anda mengizinkan penjualan inventory minus atau menurut Anda penjualan minus harus diblokir?

Baca Juga : Mengenal Penyusutan Persediaan Bisnis Ritel

www.turboly.com