5 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Berurusan dengan Mekanik Mobil

image

Membuat keputusan untuk membawa mobil ke bengkel mobil terkadang merupakan keputusan yang berat, banyak pemilik mobil hanya akan membawa mobilnya ke bengkel saat kondisi benar-benar penting. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari biaya perawatan dan perbaikan, konsumen perlu mengetahui cara terbaik untuk berurusan dengan mekanik agar keputusan datang ke bengkel tidak berakhir buruk.

Berikut ini adalah daftar hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan saat membawa mobil untuk perawatan atau perbaikan.

  1. Berkomunikasi dengan baik. Semakin baik konsumen dapat menyampaikan kepada mekanik apa yang salah dengan kendaraannya, semakin mudah bagi teknisi untuk mendiagnosa dan memperbaiki masalahnya.

  2. Tetapkan Harapan yang Realistis. Dalam hal perbaikan mobil, cepat, murah, dan bagus biasanya merupakan istilah yang saling eksklusif. Rencanakan untuk meninggalkan mobil di bengkel selama satu hari untuk mendapatkan layanan yang diperlukan dan bersiaplah untuk membayar harga suku cadang dan tenaga kerja. Meskipun perbaikannya cepat, sadari bahwa mungkin ada beberapa mobil lain yang lebih dulu dari mobil dalam antrian servis. Tanyakan di awal berapa lama mobil harus berada di bengkel dan aturlah transportasi ke dan dari fasilitas perbaikan.

  3. Jangan Bawa Mobil Dalam Kondisi Kotor atau Berantakan. Hal ini tidak hanya merupakan kesopanan umum, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas perbaikan. Rapikan mobil sebelum membawanya ke bengkel dan pastikan untuk membersihkan jok belakang dan bagasi dari barang-barang yang tidak umum. Mekanik mungkin perlu melepasnya untuk mengakses bagian atau melakukan perbaikan tertentu, atau barang-barang tersebut dapat membebani kendaraan sehingga mempengaruhi kinerjanya.

  4. Aktifkan Handphone. Pastikan meninggalkan nomor telepon di bengkel yang dapat dihubungi dan segera merespons. Jika teknisi tidak dapat menghubungi untuk menyetujui perbaikan, mobil akan didiamkan dan tidak dijaga lebih lama lagi. Demikian juga, ingin mengetahui bahwa mobil sudah siap dan berapa biaya servisnya sebelum kembali ke bengkel.

  5. Jangan Ganggu Mekanik. Hampir semua mekanik yang lakukan dalam survei layanannya tidak menyukai pelanggan yang berada di dekatnya saat mereka bekerja. Meskipun menghabiskan waktu dengan mobil dan mekanik untuk menjelaskan masalahnya adalah hal yang tepat, namun hal ini mengganggu dan bisa berbahaya. Jika konsumen akan menunggu untuk mendapatkan diagnosis atau layanan cepat, duduklah di ruang tunggu dan biarkan seorang profesional melakukan tugasnya.

Program bengkel Turboly menjadi solusi bisnis bengkel otomotif, manajemen persediaan, keuangan dan akuntansi cukup fleksibel yang dirancang khusus untuk industri kendaraan bermotor dan penjualan suku cadang untuk semua jenis bengkel otomotif.

Baca Juga : Perbedaan Bengkel Umum dan Bengkel Franchise?

turboly.com