turboly-Mengenal Persediaan Bahan Baku

Mengenal Persediaan Bahan Baku

Jika sebuah perusahaan manufaktur menghasilkan barang jadi, maka mungkin sudah familiar dengan konsep persediaan bahan baku. Sederhananya, persediaan bahan baku adalah jumlah barang yang miliki untuk mendukung proses pembuatan barang. Itu semua adalah part atau suku cadang dan persediaan yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat produk jadi. Persediaan bahan baku penting untuk proses manufaktur dan karena itu penting untuk perusahaan. Tidak peduli seberapa besar perusahaan, penting untuk memiliki tingkat persediaan bahan baku yang tepat. Berikut tiga hal yang perlu dipertimbangkan untuk lebih memahami peran penting persediaan bahan baku, bagaimana pengaruhnya terhadap setiap aspek bisnis perusahaan, dan cara menjadikan bisnis menjadi lebih baik.

turboly-3 Manfaat Stock Opname

3 Manfaat Stock Opname

Stock Opname adalah proses menghitung secara fisik barang-barang di fasilitas penyimpanan, toko atau gudang dan mencocokan jumlah kuantiti tersebut dengan jumlah kuantiti yang tercatat dalam Sistem Inventory. Prosesnya bisa dilakukan setiap bulan, dua kali setahun, atau setahun sekali tergantung dari volume stok di tempat penyimpanan. Meskipun stock opname dapat menyebabkan terganggunya operasional (terkadang stock movement di freeze sementara), namun proses ini harus tetap dilakukan mengingat keuntungan yang Anda peroleh dari proses tersebut.

turboly-Cara Menentukan Alokasi Persediaan yang Optimal

Cara Menentukan Alokasi Persediaan yang Optimal

Penerapan alokasi persediaan telah berkembang seiring dengan perkembangan inventory management system dan pengaruh perubahan gaya berbelanja pelanggan dewasa ini. Di masa lalu, penerapan inventory management dan penjualan ritel masih sederhana dimana retailer akan memiliki pusat distribusi yang mengirimkan stok ke toko yang sesuai saat dibutuhkan.

turboly-Cara Melacak Persediaan Konsinyasi

Cara Melacak Persediaan Konsinyasi

Membangun manajemen persediaan konsinyasi dapat mendorong perusahaan untuk menempatkan produk lebih dekat dengan pelanggan mereka, mendorong pemenuhan pesanan dan meningkatkan efisiensi dalam siklus penjualan.

Tidak semua perusahaan berhasil dalam mengimplementasikan penjualan konsinyasi terutama dari sisi pemilik barang atau consignor. Tantangan dalam mengelola persediaan konsinyasi terutama karena sistem ERP mereka yang ada tidak mampu mendukung proses pencatatan persediaan konsinyasi itu sendiri, yang akhirnya pencatatan manual menjadi pilihan namun bukan juga menjadi solusi yang efektif. Secara keseluruhan, masalah manajemen data akan berpotensi menjadi hambatan dalam sistem konsinyasi.

turboly-Mengenal Tipe Persediaan Konsinyasi

Mengenal Tipe Persediaan Konsinyasi

Persediaan Konsinyasi adalah persediaan yang berada di toko pelanggan, tetapi secara kepemilikan masih milik supplier.

Dengan kata lain, supplier sebagai consignor akan menempatkan sebagian dari persediaannya dalam kepemilikan pelanggannya yang disebut consignee dan consignee dapat menjual langsung barang tersebut untuk mengurangi stoknya. Consignee akan dianggap membeli persediaan hanya setelah dia menjual kembali.

Manfaat utama bagi consignee adalah jelas dimana tidak harus mengkonversi modalnya dalam bentuk persediaan. Ini tidak berarti bahwa tidak ada biaya penyimpanan persediaan untuk consignee, karena tetap masih mengeluarkan biaya terkait dengan penyimpanan dan pengelolaan persediaan yang berada di toko atau gudang mereka. Jadi apa untungnya bagi supplier? Berikut ulasannya

turboly-Tips Sukses Menjalankan Bisnis Distribusi Grosir

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Distribusi Grosir

Kunci sukses menjalankan bisnis distribusi grosir dimulai dari perekrutan dan pengelolaan arus kas, hingga penjualan dan perencanaan persediaan, berikut adalah beberapa tip untuk sukses dalam distribusi grosir :

turboly-Perbedaan Sistem Inventory Manajemen dan Sistem Manajemen Gudang

Perbedaan Sistem Inventory Manajemen dan Sistem Manajemen Gudang

Setelah mengenal perbedaan antara manajemen inventori dan manajemen gudang yang kami ulas di artikel "Apa Perbedaan Antara Manajemen inventori dan Gudang?". Maka untuk menjalankan proses manajemen inventory dan proses manajemen gudang pun akan memerlukan sistem yang berbeda. Perbedaan utama lainnya antara inventori dan manajemen gudang adalah sejauh mana satu sistem dapat diintegrasikan ke dalam logistik keseluruhan dari manajemen persediaan dan inventori perusahaan.

Sistem akan menunjukkan bahwa manajemen inventori umumnya merupakan langkah pertama dalam proses lain yang terjadi dalam manajemen gudang. Namun, manajemen gudang sangat erat kaitannya dengan aspek lain dari manajemen perusahaan, seperti pasokan produksi, penjualan dan distribusi, serta manajemen kualitas. Dengan kata lain, manajemen gudang merupakan bagian integral dari operasi yang sedang berlangsung di departemen lain sedangkan manajemen inventori tidak.

turboly-Apa Perbedaan Antara Manajemen inventori dan Gudang?

Apa Perbedaan Antara Manajemen inventori dan Gudang?

Pengertian antara manajemen inventori dan manajemen gudang terkadang masih sering membuat banyak orang merasa bingung, hal ini karena tampaknya mengacu pada jenis manajemen material yang sama, tetapi memang pada kenyataannya ada perbedaan antara keduanya. Jadilah mengapa hal ini penting bagi perusahaan untuk memahami perbedaan antara manajemen inventori dan manajemen gudang karena dapat mempengaruhi efisiensi bisnis Anda.