image

Cara Memperhitungkan Persediaan yang Kadaluarsa

Ketika persediaan tertentu, seperti kosmetik, produk kecantikan dan obat-obatan kadaluarsa, Anda tidak bisa lagi menjualnya kepada pelanggan. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin dapat menjualnya ke pihak lain untuk penggunaan yang berbeda dengan harga yang lebih murah. Segera setelah persediaan dalam bisnis kecil Anda kedaluwarsa dan nilainya turun di bawah biaya aslinya, Anda harus mengurangi nilainya dalam catatan Anda dan melaporkan dampaknya pada laporan keuangan Anda. Jumlah di mana Anda mengurangi persediaan dalam catatan Anda menghasilkan kerugian yang mengurangi keuntungan Anda.

  • Tentukan harga pokok dari persediaan kadaluarsa dan jumlah yang Anda mungkin bisa menjualnya, jika Anda bisa menjualnya. Misalnya, asumsikan bisnis Anda memiliki produk kosmetik kadaluarsa yang harga pokoknya senilai Rp.50.000.

  • Kurangi harga pokok dengan biaya yang akan timbul dari penjualan persediaan yang kadaluarsa dari harga jual potensial. Kurangi hasil Anda dari biaya awal untuk menentukan jumlah kerugian Anda. Jika Anda tidak mengharapkan untuk menjual persediaan yang kadaluarsa, kerugian Anda akan sama dengan harga pokok. Dalam contoh ini, asumsikan Anda akan menghabiskan Rp.10.000 untuk mengemas makanan kedaluwarsa untuk dijual. Kurangi dari harga pokok senilai Rp.50.000, jadi harga jual produk kadaluarsa hanya akan memperhitungkan biaya pengepakan sehingga kerugian saat dijual nanti hanya senilai Rp. 40.000.

  • Debit akun "beban kerugian atas penurunan persediaan" dalam catatan Anda dengan jumlah kerugian. Jika kerugiannya tidak signifikan bagi perusahaan, Anda dapat mendebit akun “harga pokok penjualan” sebagai gantinya. Debit meningkatkan akun ini, yang merupakan akun pengeluaran. Dalam contoh ini, asumsikan kerugian Rp. 40.000 adalah signifikan bagi perusahaan. Maka akui sebagai pengeluaran di Debit Rp. 40.000 ke akun “beban penurunan nilai persediaan”.

  • Kredit akun persediaan dalam catatan Anda dengan jumlah yang sama. Kredit mengurangi akun persediaan, yang merupakan akun aset. Dalam contoh ini, kreditkan persediaan sebesar Rp. 50.000.

  • Kurangi kerugian dari saldo persediaan dan nilai persediaan sebelumnya dan laporkan jumlah baru di neraca Anda. Sisanya Anda akui sebagai penerimaan pembayaran atau piutang saat penjualan dilakukan.

  • Laporkan “Kerugian pada penurunan persediaan” dan jumlah kerugian sebagai item baris pengeluaran pada laporan laba rugi Anda. Dalam contoh ini, laporkan “Kerugian atas penurunan persediaan Rp. 40.000 pada laporan laba rugi.

Baca Juga : Apa yang Harus Dilakukan dengan Stok Kosmetik yang Kadaluarsa?

www.turboly.com