4 Cara Software Cloud Accounting Memudahkan Hari Anda

image

Sebelum “cloud” menjadi sesuatu, pcatatan akuntansi disimpan di komputer, dan mengelola pembukuan sehari-hari mengharuskan seseorang berada di kantor untuk mencatat transaksi, membayar tagihan, dan menagih.

Seringkali, tugas pembukuan ditunda hingga akhir minggu, bulan, atau bahkan akhir tahun. Ini karena pemilik bisnis fokus pada penjualan dibandingkan dengan menghabiskan waktu berjam-jam untuk akuntansi dan pembukuan.

Untungnya, akuntansi cloud telah menghadirkan rangkaian alat dan teknologi yang terus berkembang yang dapat membantu mengurangi kebosanan akan rutinitas dalam mengelola faktur, kwitansi, dan tagihan.

Teknologi cloud telah merevolusi dunia akuntansi, tidak hanya untuk pemilik usaha kecil, tetapi juga untuk profesional akuntansi dan pajak. Mari kita lihat 4 cara Software akuntansi cloud menyederhanakan hari Anda.

1. Mencatat Pengeluaran Perusahaan dengan Mudah

Software akuntansi cloud memungkinkan mencatat dan melacak pengeluaran perusahaan dengan mudah. Sebagian besar program akuntansi berbasis cloud terhubung ke rekening bank sehingga secara otomatis mengunduh riwayat transaksi saat terjadi.

Dengan Software akuntansi cloud, memungkinkan untuk mengambil foto tanda terima dengan ponsel atau perangkat seluler atau menyimpan tanda terima yang dikirim melalui email sebagai PDF. Tanda terima tersebut dapat dilampirkan ke catatan pengeluaran secara singkat.

2. Software Cloud Accounting Berarti Dapat Bekerja di Mana Saja

Dengan Software akuntansi desktop, hampir tidak mungkin untuk tetap menjalankan proses akuntansi dan keuangan secara efektif saat diluar kantor. Seringkali, tidak dapat memberikan persetujuan pengeluaran, atau mengakses laporan keuangan kecuali berada di kantor. Sistem akuntansi cloud memberi akses ke informasi keuangan dimanapun berada, kapan saja.

3. Lakukan Pembaruan Software yang Cepat dan Sederhana

Cara lama bekerja dengan Software akuntansi melibatkan pembelian rangkaian Software yang mahal dan menginstalnya di komputer. Ketika versi baru keluar setiap tahun, pemilik usaha kecil akan mengantarkannya atau terus bekerja dengan versi Software yang sudah ketinggalan zaman dan seringkali tidak disupport lagi.

Jika perusahaan perlu memberi banyak user akses ke data akuntansi, harus membeli lisensi tambahan. Seiring dengan biaya beberapa lisensi, memiliki pengguna tambahan membuat peningkatan menjadi sulit karena rilis baru harus diinstal pada setiap mesin secara individual.

Akuntansi cloud benar-benar menyederhanakan proses update Software. Tidak perlu lagi khawatir tentang menginstal Software, memperbarui ke rilis baru, atau backup data. Cukup mengakses Software melalui aplikasi atau browser web. Penyedia Software menangani pembaruan, backup, dan keamanan tanpa perlu staff IT, semuanya dengan biaya bulanan.

4. Berkolaborasi dengan Tim

Akuntansi cloud memudahkan untuk berbagi informasi dengan akuntan atau staf pajak. Ini meningkatkan keamanan dan kolaborasi sekaligus mengurangi proses bolak-balik tradisional.

Menggunakan Software akuntansi desktop, staf pajak akan menghubungi akuntan untuk menjelaskan situasinya. Akuntan akan mengirimkan laporan keuangan tahunan dalam bentuk print out kemudian mengirimkannya melalui email. Mereka mungkin memerlukan beberapa laporan tambahan atau memiliki lebih banyak pertanyaan. Mungkin proses ini akan memakan waktu minimal satu atau dua hari bagi akuntan untuk menjalankan angka dan memberikan informasi yang butuhkan untuk membuat keputusan.

Baik saat ini jika perusahaan mengandalkan spreadsheet atau solusi desktop tradisional untuk akuntansi perusahaan, pertimbangkan untuk pindah ke sistem akuntansi berbasis cloud. Sistem akuntansi cloud hanya akan membuat pengelolaan keuangan lebih efisien. Dengan begitu, Anda dapat mulai fokus pada tujuan bisnis inti, meningkatkan kesuksesan jangka panjang perusahaan.

Baca Juga : Cloud Accounting Indonesia

turboly.com