Mengelola stok di Bengkel Mobil

image

Manajemen stok yang baik dapat memberikan keseimbangan antara persediaan barang dan penjualan barang, kualitas suku cadang serta meminimalkan resiko stok mati. Persediaan di bengkel mobil adalah bagian penting dari bisnis. Manajemen persediaan yang baik penting untuk dilakukan agar Anda dapat selalu memenuhi kebutuhan pelanggan dan mencegah penumpukan barang yang tidak diperlukan, manajemen stok yang baik dapat meningkatkan kualitas layanan yang dapat diberikan kepada pelanggan.

Manajemen persediaan atau stok adalah salah satu hal krusial yang akan menentukan apakah perusahaan akan berjalan dengan baik atau tidak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pengelolaan stok dapat berjalan dengan baik.

Memeriksa semua penerimaan pembelian untuk memastikan barang yang kita pesan sesuai dengan tanda terima pengiriman/ surat jalan.

Barang terjaga dengan baik, Sparepart barang juga termasuk hal yang sangat vital untuk bengkel. Umumnya, stok sparepart akan berakhir di gudang, jika sistem manajemen masih buruk. Maka menjaga kondisi suku cadang dalam keadaan baik sangat penting untuk diupayakan karena bengkel merupakan bisnis yang sangat kompetitif.

Selalu mencatat pergerakan stok barang, data tersebut dapat digunakan untuk memonitor penjualan produk mana yang layak dipertahankan, dan mana yang perlu dipertimbangkan untuk dihentikan. Dan dengan sistem pencatatan yang akurat memungkinkan anda melacak stok yang hilang dengan mudah.

Lakukan stok Opname secara berkala, Sekali sebulan atau sesuaikan dengan kondisi bisnis anda, periksa semua stok dan pastikan semuanya sesuai dengan jumlah yang ada sistem.

Analisis ABC

Bagi banyak bengkel mobil, memiliki begitu banyak barang berbeda dalam stok berarti dapat melayani lebih banyak kebutuhan pelanggan di tempat. Ini juga berarti stok yang dikelola memiliki diversitas yang tinggi. Di sinilah analisis ABC dapat membantu.

Analisis ABC adalah salah satu metode pengelompokan barang berdasarkan peringkat nilai dari nilai tertinggi hingga terendah, dan di bagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok A, kelompok B, dan kelompok C. Dengan mengetahui kriteria masing-masing kelas, dapat diketahui barang persediaan mana yang harus mendapat perhatian khusus atau hanya sekedar mengecek sesekali saja. Anda dapat mulai melakukan ini dengan memisahkan stok Anda ke dalam kategori berikut:

  • KATEGORI A: Barang-barang yang sangat diminati oleh pelanggan dan sangat penting bagi bisnis Anda (misalnya: oli mesin, filter, ban dsb).

  • KATEGORI B: Barang-barang yang diminati tetapi stok keluarnya tidak secepat KATEGORI A. Ini adalah barang-barang kelas menengah yang juga menambah nilai bisnis (misalnya: wiper kaca depan, bohlam pengganti lampu depan).

  • KATEGORI C: Item biasanya kurang diminati pelanggan, misalnya air aki dan velg mobil.

Dengan melakukan penerapan analisis ABC, maka akan lebih memudahkan bisnis anda dalam hal mengambil suatu keputusan.

Misalnya, Anda dapat memberikan note untuk memiliki stok setidaknya dua minggu untuk item di Kategori A setiap saat dan seminggu untuk item di Kategori B. Jika Anda ingin meningkatkan strategi penjualan di bengkel maka anda bisa sedikit lebih fokus ke dalam KATEGORI A agar bisa mendongkrak margin sesuai target.

Baca Juga : Tugas dan Tanggung jawab Seorang Service Advisor

turboly.com